Jumlah
kasus HIV/AIDS di Kabupaten Ende meningkat setiap tahun. Pada tahun
2005, di Kabupaten Ende ada dua kasus HIV/AIDS dan pada akhir Mei 2013
tercatat 119 kasus. Jumlah korban yang meninggal dunia sebanyak 73
orang. Terkait data terbaru, kini dalam proses rangkuman.
Hal
ini disampaikan Valentinus Antonius Raki, Koordinator Pengelola Program
pada Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten (KPAK) Ende kepada Flores Pos
diruang kerjanya, Selasa (2/7). Menurutnya, data terkait jumlah kasus
HIV/AIDS di kabupaten ini kian meningkat dan sesuai Tugas Pokok Komisi
(Tupoksi), salah satunya adalah berkoordinasi dengan instansi atau
lembaga terkait yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PPO, LSM
peduli, lembaga agama dan sebagainya, maka KPAK Ende terus berupaya
menanggulangi penyebaran virus mematikan ini serta memberdayakan para
penderita.
Valentinus
mengatakan, salah satu usaha penanggulangan adalah pada tahun 2012 KPAK
Ende bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Ende menggalang para
tuna susila untuk di berdayakan dengan nama Kelompok Talenta Kasih.
Menurutnya, dengan usaha seperti ini diharapkan dapat mendeteksi,
mencegah penularan HIV/AIDS. Namun kelompok ini sulit dihimpun kembali
karena mereka bukan berada pada lokalisasi tertentu.
“HIV/AIDS
adalah penyakit yang menular dan mengancam hidup manusia dan pasti
ditakuti oleh masyarakat tetapi masyarakat tidak dibenarkan untuk
memberikan stigma buruk kepada para penderita. Sebaiknya kita bersinergi
dan bergandengan tangan untuk menanggulangi penyakit ini. Kasus
HIV/AIDS tanggung jawab kita semua,” kata Valentinus.
Sekretaris
Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten (KPAK) Ende, Stefanus R. Paso
mengatakan, ada dua hal yang menjadi hambatan penanggulangan HIV/AIDS. Pertama, belum optimalnya koordinasi lintas sektor dalam penanganan dan penanggulangan masalah ini. Kedua,
rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan dirinya, apakah ia
terinfeksi HIV/AIDS atau tidak. Hal ini mempermudah poses
penanggulangan.
Sementara dalam rangka mencapai tujuan Millennium Development Goals
(MDG) yang ke-6 terkait penanggulangan HIV/AIDS, Menteri Kesehatan
Republik Indonesia Nafsiah Mboi dalam surat edaran Nomor 129 Tahun 2013
tentang Pelaksanaan Pengendalian HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual
(IMS) tertanggal 13 Maret 2013, yang kopiannya di terima Flores Pos
dari KPAK Ende yang ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi
dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia menekankan tiga upaya
penanggulangan yaitu memperkuat upaya promkekes (Promosi Kesehatan)
Pencegahan, upaya perluasan konseling dan tes HIV dan upaya perawatan,
dukungan dan pengobatan.(Yohanes B. Ebang/Editor: Steph Tupeng Witin)
Sumber: Flore Pos







0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !