Menyambut pesta Intan 8 September 2012, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ende menggelar berbagai aneka Kegiatan sosial, salah satunya adalah Jalan Sehat yang melibatkan masyarakat umum. Jalan sehat ini dimulai dari jalan El Tari dan berakhir di RSUD Ende,Jumat(7/9). Usai jalan sehat ,diadakan aneka undian berhadiah di halaman RSUD Ende. Acara ini didukung oleh BRI Cabang Ende, Bank NTT Cabang Ende , Askes serta sponsor lainnya.
Ketua Panitia HUT RSUD, Lodovikus X.Sunti, mengatakan jalan sehat ini terbuka untuk masyarakat umum. Peserta yang dilibatkan adalah para pegawai rumah sakit, Akademi Keperawatan (Akper) Ende, Instansi di lingkup Pemerintah Kabupaten Ende, pihak BUMN dan BUMD seperti PT. Askes, BNI Cabang Ende, BRI Cabang Ende,dan Bank NTT.
Selain jalan sehat, kegiatan sosial yang telah dilakukan RSUD Ende adalah donor darah pada tanggal 30 Agustus 2012 ( Kerja sama dengan RRI dan PMI), seminar tentang hidup sehat di RSUD Ende, Pemeriksaan deteksi dini kanker servix di RSUD Ende tanggal 3 September 2012 dan lomba internal RSUD Ende seperti bola voli, tenis meja, catur, tarik tambang dan trompah. RSUD juga selenggarakan lomba merias wajah tanpa cermin ,lomba cuci tangan lomba gambar dan mewarnai bagi anak usia dini,lomba 5 R,lomba yel-yel pasien savety serta lomba miss weta – nara fonga sama.
Direktris RSUD Ende ,Yayik Pawitra Gati,mengatakan RSUD Ende terus berupaya melakukan berbagai pembenahan untuk menjawabi tuntutan masyarakat. Berbagai terobosan dilakukan agar masyarakat bisa memperoleh pelayanan yang paripurna dan prima. Namun,untuk bisa mencapai cita-cita ini,rumah sakit sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat. Menurut Yayik, aneka kegiatan sosial yang dilakukan untuk menyambut HUT ke -75 RSUD Ende merupakan bentuk sosialisasi agar RSUD bisa memperoleh masukan dari masyarakat.
Dukungan yang diharapkan dari masyarakat, kata Yayik, adalah mentaati berbagai ketentuan yang ada di RSUD Ende. Dukungan bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, memahami system pelayanan rumah sakit, mentaati jam besuk dan juga jumlah orang menjaga pasien ,serta selalu melakukan komunikasi yang baik dengan petugas medis.
Dokter Yayik mengakui, diusianya yang sudah mencapai 75 tahun ini, RSUD masih memiliki banyak kekurangan. Fasilitas dan perlengkapan lainnya masih banyak yang kurang. Namun ,pihaknya terus berupaya untuk menjadikan RSUD Ende sebagai tempat tujuan semua orang untuk berobat .peningkatan kualitas pelayanan ,tenaga medis ,peralatan yang standard an berbagai hal lainnya diupayakan.(adm,pt)
Tampak Gambar: Asisten III Setda Ende Abdul Syukur sedang memberikan Hadiah Undian kepada peserta Jalan Sehat.






0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !