Angka harapan hidup warga Kabupaten Ende tahun 2011 adalah 64,5 tahun, meningkat 0,5 tahun dibanding tahun 2010 mencapai 64 tahun. Angka harapan hidup ini berkaitan dengan meningkatnya status kesehatan masyarakat yang ditandai dengan perbaikan beberapa indikator kesehatan seperti angka kematian bayi yang mengalami penurunan dari 17,58 perseribu kelahiran hidup pada tahun 2011. Hal ini dikatakan Bupati Ende Don Bosco M. Wangge dalam nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Kabupaten Ende Tahun 2011 yang dibacakan Wakil Bupati Ende Achmad Mochdar di hadapan Dewan Perwakian Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende dalam Sidang Khusus 1 DPRD Tahun Anggaran 2012 , Selasa (12/06).
Bupati Don mengatakan angka kematian balita mengalami kenaikan yang signifikan dari tahun sebelumnya yaitu, sebesar 0,12 per-seribu kelahiran hidup menjadi 0,92 per-seribu kelahiran hidup. Kematian balita terbanyak terjadi karena penyakit ISPA (Pneumonia), malaria, DBD dan diare.
Dikatakan Bupati Don, indikator yang dapat mempengaruhi status kesehatan masyarakat adalah akses penduduk miskin terhadap pelayanan kesehatan serta ketersediaan sarana dan prasarana sanitasi dasar, terutama jamban dan air bersih. Penduduk miskin yang masuk program Jamkesmas adalah sesuai kriteria kemiskinan yang ditetapkan Badan Pusat Statistik, dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan makanan maupun non makanan yang bersifat mendasar.
“ Data menunjukkan jumlah penduduk miskin yang masuk dalam program Jamkesmas sebesar 131.204 dan Jamkesda sebesar 63,319 dari total jumlah penduduk miskin sebesar 194.523. Target pencapaian 100 persen dari target 89 persen pada tahun 2011. Sementara jumlah keluarga yang memiliki jamban sebanyak 27.273 KK dari total jumlah rumah sebanyak 61.929 dengan capaian sebesar 73,23 persen dari target 54 persen pada tahun 2011, “ kata Bupati Don.
Disamping indicator-indikator tersebut, pemerintah menyadari bahwa keberhasilan pencapaian sasaran program kesehatan juga ditentukan oleh ketersediaan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan. Pada tahun 2009, Kabupaten Ende mempunyai 1 rumah sakit umum daerah (RSUD); 23 puskesmas yang terdiri dari 17 puskesmas rawat inap, 6 puskesmas rawat jalan, dibantu oleh 50 puskesmas pembantu dan 33 poskesdes.(adm,pt,poskupang)
Home »
» KEMATIAN DI ENDE MENURUN
KEMATIAN DI ENDE MENURUN
Angka harapan hidup warga Kabupaten Ende tahun 2011 adalah 64,5 tahun, meningkat 0,5 tahun dibanding tahun 2010 mencapai 64 tahun. Angka harapan hidup ini berkaitan dengan meningkatnya status kesehatan masyarakat yang ditandai dengan perbaikan beberapa indikator kesehatan seperti angka kematian bayi yang mengalami penurunan dari 17,58 perseribu kelahiran hidup pada tahun 2011. Hal ini dikatakan Bupati Ende Don Bosco M. Wangge dalam nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Kabupaten Ende Tahun 2011 yang dibacakan Wakil Bupati Ende Achmad Mochdar di hadapan Dewan Perwakian Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende dalam Sidang Khusus 1 DPRD Tahun Anggaran 2012 , Selasa (12/06).
Bupati Don mengatakan angka kematian balita mengalami kenaikan yang signifikan dari tahun sebelumnya yaitu, sebesar 0,12 per-seribu kelahiran hidup menjadi 0,92 per-seribu kelahiran hidup. Kematian balita terbanyak terjadi karena penyakit ISPA (Pneumonia), malaria, DBD dan diare.
Dikatakan Bupati Don, indikator yang dapat mempengaruhi status kesehatan masyarakat adalah akses penduduk miskin terhadap pelayanan kesehatan serta ketersediaan sarana dan prasarana sanitasi dasar, terutama jamban dan air bersih. Penduduk miskin yang masuk program Jamkesmas adalah sesuai kriteria kemiskinan yang ditetapkan Badan Pusat Statistik, dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan makanan maupun non makanan yang bersifat mendasar.
“ Data menunjukkan jumlah penduduk miskin yang masuk dalam program Jamkesmas sebesar 131.204 dan Jamkesda sebesar 63,319 dari total jumlah penduduk miskin sebesar 194.523. Target pencapaian 100 persen dari target 89 persen pada tahun 2011. Sementara jumlah keluarga yang memiliki jamban sebanyak 27.273 KK dari total jumlah rumah sebanyak 61.929 dengan capaian sebesar 73,23 persen dari target 54 persen pada tahun 2011, “ kata Bupati Don.
Disamping indicator-indikator tersebut, pemerintah menyadari bahwa keberhasilan pencapaian sasaran program kesehatan juga ditentukan oleh ketersediaan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan. Pada tahun 2009, Kabupaten Ende mempunyai 1 rumah sakit umum daerah (RSUD); 23 puskesmas yang terdiri dari 17 puskesmas rawat inap, 6 puskesmas rawat jalan, dibantu oleh 50 puskesmas pembantu dan 33 poskesdes.(adm,pt,poskupang)






0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !