Pembenahan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende untuk menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sudah mampir rampung. Bidang administrasi dan lainnya sudah bagus. Kini tinggal menunggu hasil dari Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Jika hasil audit BPKP sudah ada, maka RSUD Ende segera menjadi BLUD. Hal ini dikatakan Bupati Ende Don Bosco M. Wangge di ruang kerjanya, Kamis (10/05) lalu.
Menurut Bupati Don, pembenahan administrasi dan pelayanan sudah semakin baik dan boleh dibilang sudah tidak ada masalah lagi. Kerja sama dengan RS Panti Rapih selama ini sudah berjalan dengan cukup baik, sehingga sejumlah persyaratan yang diamanatkan undang-undang terkait perubahan status rumah sakit sudah bisa dipenuhi. Namun hal penting lain yang masih dibutuhkan, kata Bupati Don, adalah soal pembenahan keuangan. Hal ini butuh audit dari BPKP. Sampai saat ini BPKP masih
“ Kita tunggu hasil kerja BPKP saja. Hasil audit BPKP ini sangat penting karena berkaitan dengan keuangan. Bagian keuangan merupakan satu komponen yang sangat penting jika RSUD kita nanti akan menjadi BLUD. Sebab RSUD akan kelola keuangannya secara mandiri. Kita semua berusaha agar tahun 2012 ini, RSUD Ende sudah jadi BLUD, “ kata Bupati Don.
Sementara dibagian lain Bupati Don mengatakan Pemerintah Kabupaten Ende mendapat empat unit mesin cuci darah dari Askes. Untuk ruangan mesin cuci darah ini, Bank Negara Indonesia (BNI) akan memberikan bantuan untuk membangun ruangan khusus di RSUD Ende. Pemerintah sudah mendapatkan kepastian dari pihak BNI. Selain ruangan, kata Bupati Don, dokter yang akan bertugas khusus tangani mesin cuci darah sudah disiapkan.
Selain itu mesin cuci darah ini juga dapat membantu meringankan biaya bagi masyarakat yang membutuhkannya. Selama ini mesin cuci darah di NTT hanya ada di Kupang. Ini tentu sangat menyulitkan penderita yang membutuhkannya. “ Selain biaya untuk cuci darah, masyarakat juga dibebani biaya transportasi yang tinggi serta biaya penginapan selama di Kupang. Kalau mesinnya ada di Ende, maka akan banyak biaya yang dihemat. Kita semua doakan agar mesin cuci darah bantuan Askes ini bisa segera kita peroleh dan dimanfaatkan, “ kata Bupati Don. (adm,pt,florespos)







0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !