SUKSESKAN REVOLUSI KIA, BUPATI MINTA MOBIL CAMAT JADI AMBULANCE - Dinkes Ende
Berita Dinkes :
>
http://picasion.com/i/1UiAC/
Diberdayakan oleh Blogger.
width="468" height="64" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" allowscriptaccess="sameDomain" />
Home » » SUKSESKAN REVOLUSI KIA, BUPATI MINTA MOBIL CAMAT JADI AMBULANCE

SUKSESKAN REVOLUSI KIA, BUPATI MINTA MOBIL CAMAT JADI AMBULANCE

Bupati Ende Don Bosco M. Wangge meminta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ende terutama Dinas Kesehatan bersama pemerintah desa, kecamatan dan puskesmas untuk selalu berkoodinasi menyukseskan program Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Kabupaten Ende. Koordinasi antara Posyandu, Desa Siaga dan kecamatan harus berjalan dengan baik. Siapkan data tentang ibu dan anak di setiap desa dan kecamatan. “ Saya perintahkan para camat untuk menjadikan mobil dinasnya sebagai ambulance untuk menolong ibu dan anak yang membutuhkan pertolongan, “ tegas Bupati Don ketika membuka Seminar Sehari Kolaborasi Multi Pihak untuk Sukseskan Revolusi KIA menuju Ende Lio Sare Pawe, di Lantai II Kantor Bupati Ende, Kamis (03/05). Bupati Don mengatakan untuk sukseskan Revolusi KIA dibutuhkan kerja keras dari semua pihak terutama para camat dan aparat desa yang telah menjadi desa siaga. Para camat diminta membuat data valid dalam menyukseskan program KIA di Kabupaten Ende. Para camat wajib mengetahui semua kejadian yang ada diwilayahnya. Datakan semua warga yang menderita sakit, ibu hamil serta ibu yang melahirkan. “ Sangat lucu kalau ada camat yang tidak tahu ada warganya yang meninggal dunia. Lakukan koordinasi secara baik dengan posyandu, puskesmas, desa dan kecamatan. Buat data yang valid dan laporkan ke Bupati dengan tembusan Kepala Dinas Kesehatan. Saya juga tidak mau ada laporan ABS (asal bapak senang). Laporan ABS ini yang membuat program kita gagal, “ kata Bupati Don. Sementara itu Technical Advisor CE Australia Indonesia Partnership for Maternal and Neonatal Health (AIPMNH) Propinsi NTT, John Th. Ire dalam kesempatan mengatakan urusan kesehatan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Urusan kesehatan merupakan tanggungjawab bersama. Masalah kesehatan ibu dan anak (KIA) merupakan masalah kemanuasian. Dikatakan John Ire, AIPMNH merupakan program kerjasama pemerintah Australia dan Indonesia untuk Kesehatan Ibu dan Anak Baru Lahir (KIBBLA). Menurut John Ire, AIPMNH dalam kerjasama ini tidak memiliki program khusus. AIPMNH hanya mendukung program yang telah dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Ende. (adm,pt)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Dinkes Ende Website | PAG Template | LPG Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Dinkes Ende - All Rights Reserved
Original Design by Dinkes Website Modified by PAG